Roy
Putra Marthen
Rabu,13 January 2021
1. Memilih PSBB Bukan Lockdown
![]() |
| Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers saat meninjau Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran |
Ketika
muncul kasus pertama Covid-19, banyak pakar epidemiologi dan kesehatan mendesak
Jokowi menutup total atau lockdown Ibu Kota. Saat itu, penyebaran virus corona
masih terbatas di Jakarta dan kota penyangga, seperti Depok dan Bogor. Namun,
Jokowi memilih melakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Jokowi memilih PSBB daripada lockdown dikarenakan agar perekonomian Indonesia harus tetap berjalan dan masyarakat dapat bekerja tetapi juga harus sesuai dengan protocol kesehatan.
2. Pengesahan Perppu Covid 19
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan dan Stabilitas Sistem Keuangan diterbitkan oleh pemerintah pada awal April 2020. Perpu mini menuai kritik karena dianggap memuat pasal kekebalan hukum bagi pelaksana Perpu dalam kebijakan penanganan Covid-19.
Adapun tujuan dari pembentukan Perppu ini
antara lain untuk memberi landasan hukum bagi Pemerintah dalam menetapkan
kebijakan dan langkah-langkah extraordinary di bidang keuangan negara
dan sektor keuangan di dalam rangka penanganan krisis kesehatan, kemanusiaan,
ekonomi dan keuangan sebagai akibat dari pandemi Covid-19.
Meskipun menuai protes, DPR mengesahkan perpu tersebut menjadi Undang-undang. Aturan ini menjadi UU Nomor 2 Tahun 2020.
3. Modernisasi Alutsista
Sepanjang 2020, peta jalan modernisasi
alat utama sistem senjata Indonesia dilakukan Prabowo dengan menempatkan
industri pertahanan dalam negeri sebagai prioritas utama dan pertama, untuk
seluruh alutsista-alutsista yang bisa diproduksi oleh industri pertahanan dalam
negeri.
Prabowo juga melakukan kerja sama dengan
negara-negara produsen yang memiliki komitmen untuk alih teknologi alutsista,
yang belum bisa diproduksi industri pertahanan dalam negeri. Terdapat
dua pertimbangan yang diterapkan Prabowo dalam memodernisasi alutsista TNI,
yakni faktor geostrategis dan geopolitik.
Dan tentu upaya untuk mendapatkan alutsista yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan pertahanan Indonesia dilakukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.
4. Weird Genius Mengharumkan Budaya Indonesia
| Grup musik EDM Weird Genius, (dari kiri) Eka
Gustiwana, Reza Oktovian, dan Gerald Liu. |
Pada Maret 2020 Weird Genius juga
menggemparkan masyarakat Indonesia lewat single "Lathi", hasil
kolaborasi dengan Sara Faijra. Lagu ini merupakan perpaduan EDM, musik upbeat
khas Weird Genius, lirik bahasa Inggris modern, bahasa Jawa, serta instrumen
tradisional Jawa menjadi satu karya yang epik.
Lathi pun memecahkan rekor sebagai lagu yang menduduki posisi pertama tangga lagu Spotify Indonesia Top 50 selama enam minggu berturut-turut. Sukses di dalam negeri, lagu hits ini berhasil memasuki sejumlah tangga lagu di negara lain, mulai dari Singapura, Malaysia, Hong Kong, hingga Taiwan.
5. TNI Polri Mengawasi Pelaksanaan Protokol Kesehatan
| Petugas gabungan TNI, Polisi, Dishub dan Pemda Kota
Tangerang melakukan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada
check point di Jalan HOS Cokroaminoto, Larangan, Tangerang, Banten. |
Presiden Joko Widodo memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri mengawasi warga agar meningkatkan
disiplin dalam penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi virus corona.
Perintah itu tertuang dalam Instruksi
Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum
Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19. Inpres tersebut
juga mengatur mengenai sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Lebih lanjut, Presiden juga menginstruksikan agar kepala
daerah menyusun petunjuk pelaksanaan dalam bentuk peraturan
gubernur/bupati/wali kota.
peraturan yang dibuat kepala daerah juga
harus tetap memperhatikan prinsip-prinsip HAM dan memperhatikan betul
pengawasan dilakukan dalam koridor penegakan disiplin, penegakan hukum dan
ketertiban masyarakat.


